|
KESAN Services -
Articles
|
Ditulis oleh: Bambang H. Widjaja
Pengalaman merupakan guru yang baik, kata pepatah. Hal ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Benjamin Bloom, seorang guru besar ilmu pendidikan dari University of Chicago. Yang bersangkutan mengatakan bahwa setiap orang belajar di dalam tiga area atau ranah, yaitu kognitif atau pengetahuan, psikomotorik atau ketrampilan, dan afektif atau perasaan yang mencakup antara lain karakter dan tata nilai. Orang menyederhanakan istilah teknis dari ketiga ranah tersebut sebagai 3H, yaitu head atau kepala untuk menggambarkan raah pengetahuan, hand atau tangan yaitu ranah ketrampilan dan heart atau hati yaitu ranah afektif.
Pembentukan setiap ranah tersebut memerlukan metoda yang berbeda. Dengan membaca buku dan mendengar ceramah orang dari tidak tahu menjadi tahu, itulah pengembangan ranah head. Dengan berlatih secara langsung di lapangan orang dari tidak trampil menjadi trampil, itulah pengembangan ranah hand. Sedangkan ranah heart, yaitu sifat dan tata nilai tidak dapat dikembangkan hanya dengan membaca buku atau mendengar ceramah saja. Tidak jarang kita bertemu dengan orang yang memiliki pengetahuan yang luas, namun sifat atau karakter yang bersangkutan tidak selaras dengan pengetahuan yang ia miliki.
Untuk ranah heart, pengalaman hidup merupakan guru yang baik. Karakter dan tata nilai dibentuk dengan menolong orang mengambil hikmah atau pelajaran yang bermakna dari pengalaman hidup yang ia lalui. Karena itu di dalam proses pendidikan para peserta didik bukan hanya dibekali dengan pengetahuan dan diasah ketrampilannya, tetapi karakter serta tata nilainya juga dibentuk yaitu melalui pengalaman-pengalaman hidup yang dengan sengaja dirancang sesuai dengan yang diharapkan.
|
|
Read more...
|
|
|
News -
Info
|
|
“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman”.
Telah berpulang pada hari Jumat, 29 Mei 2010, pukul 23.15 wib.
Bapak Mertua dari Sdr. Ramli Hindo
(gembala GKPB Tanjung Pinang).
Disemayamkan di Nias.
Pemakaman di Fulolo, Nias, tanggal 2 Juni 2010
Segenap jemaat GKPB, dan warga gkpb.net mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.
Tuhanlah sumber kekuatan dan penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan. Segala sesuatu mendatangkan kebaikan bagi orang yang percaya kepadaNYA.
|
|
KESAN Services -
Articles
|
Ditulis oleh: Bambang H. Widjaja
Saya memiliki seorang teman akrab yang suatu hari pergi bersama dengan istrinya tanpa berpamitan kepada kami teman-temannya. Selama berhari-hari yang bersangkutan menghilang dan tak dapat dihubungi. Saya dan teman-teman yang lain bertanya kepada anak-anaknya yang waktu masih kecil tentang keberadaan dari kedua orang tuanya, tetapi anak-anak itu hanya tahu bahwa kedua orang tua mereka sedang bepergian ke luar kota namun tidak tahu kemana tujuannya.
Sesudah dua minggu lebih mendadak teman saya dan istrinya muncul kembali. Warna kulit mereka nampak agak kehitam-hitam oleh sinar matahari. Sebagai teman dekat saya dan teman-teman yang lain bertanya kepada yang bersangkutan kemana saja mereka menghilang selama itu? Tetapi ia maupun istrinya hanya tersenyum-senyum saja tidak bersedia menjawab pertanyaan kami. Karena mereka nampaknya merahasiakan kepergian mereka, saya dan teman-teman yang lain pun tidak tega untuk mendesaknya. Kami menduga mereka sedang berbulan madu yang kedua dan banyak berjemur di pantai sehingga kulit mereka terbakar oleh matahari.
Sekitar sepuluh tahun kemudian, suatu hari sebagaimana biasa saya dan teman-teman saya, termasuk teman yang pernah menghilang secara misterius itu bertemu dan bergurau bersama. Sementara kami bercerita tentang pertambangan berlian di Afrika Selatan, mendadak teman yang pernah menghilang itu berkata: “Saya juga pernah pergi ke Kalimantan untuk mencari berlian.”
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 6 of 153 |