Raising up Your Standar

Sangat sulit mengenali rasa hormat, perhatian, dan kasih yang tulus pada orang lain. Hal se­perti ini sepertinya sulit ditemukan karena lebih banyak orang yang saling merendahkan, meng­khianati, egois—hanya memikirkan diri sendiri.

Memang rasa hormat yang sejati harus lahir dari dalam hati, bukan hanya suatu sikap luar yang coba diperankan dengan baik. Hati yang penuh dengan kasih akan melahirkan rasa hormat dan secara tidak sadar terwujud dalam tingkah laku. Orang­orang yang ada di sekitar kita dengan sen­ dirinya akan merasakan. Memang demikianlah seharusnya. Rasa hormat merupakan bagian dari kepribadian kita yang wajar dan mudah dikenali. Bukan sesuatu yang dibuat­buat dan diberikan hanya bagi orang tertentu untuk tujuan tertentu pula.

Rasa hormat dan kasih yang lahir dari hati merupakan suatu harta besar bagi yang memi­ likinya. Orang demikian akan bisa berbuat sesuatu tanpa harus menjadi kaya dahulu sebab mereka bisa diterima di mana pun. Semua pintu terbuka bagi mereka. Mereka bisa masuk ke mana pun tanpa halangan. Mereka bisa menikmati segala sesuatu tanpa harus memilikinya. Mereka diterima dalam setiap keluarga seperti pancaran matahari pagi karena membawa terang, sukacita, dan ke­ gembiraan di mana pun. Mereka tidak cemburu dan dengki. Mereka berbuat baik kepada semua orang tanpa pamrih.

Ada hukum menyatakan, “Apa pun yang engkau inginkan orang lakukan kepadamu, laku­ kanlah itu lebih dahulu kepada mereka.” Orang yang demikian, di depannya jalan keberhasilan terbentang luas

Penulis : Pdt. Petrus Nawawi, MA
Penatua dan Koordinator Umum GKPB Fajar Pengharapan
Ketua Umum Majelis Pusat GKPB

Share This Post:
 
Sinode Gereja Kristen
Perjanjian Baru
  • Address:
    MDC Hall, Wisma 76 Lt. 26
    Jl. S. Parman Kav. 76 Slipi
    Jakarta Barat 11410
  • Phone: (+6221) 53690033
  • Fax: (+6221) 53690055
 
 
© 2016. «GKPB MDC