Sumatra

Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa (Mazmur 91:1)

Ayat berikut ini, menunjukan mengenai karakter Allah. Karakter Allah terlihat dari sifat Allah yang maha tinggi dan maha kuasa. Maha berarti sangat-amat dan teramat. Dan kata maha hanya dikhususkan kepada satu pribadi yaitu kepada Allah.

Dari pengertian ini kita bisa menemukan siapa kita dan siapa Allah. Allah itu maha tinggi dan kita orang yang biasa. Allah Maha kuasa dan kita adalah pribadi yang terbatas. Dari dua perbandingan antara Allah dan manusia seharusnya kita bisa melihat dan menyimpulkan seharusnya kita sadar dan mengerti bahwa kita harus hidup melekat kepada Allah.

Daud mengatakan: kalau kita duduk, biarlah duduk kita dalam lindungan Tuhan yang maha tinggi. Dan kalau kita berada di malam, biarlah di malam kita pun berada dalam naungan Tuhan.

Renungan dan Penerapan

Share This Post:
aan

aan

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt

 
Sinode Gereja Kristen
Perjanjian Baru
  • Address:
    MDC Hall, Wisma 76 Lt. 26
    Jl. S. Parman Kav. 76 Slipi
    Jakarta Barat 11410
  • Phone: (+6221) 53690033
  • Fax: (+6221) 53690055
 
 
© 2016. «GKPB MDC