Surat Pastoral

ATTITUDE OF GRATITUDE

Tahun 2016 hampir berakhir. Ada banyak hal yang baik yang telah Tuhan kerjakan dalam kehidupan kita.

Namun tidak dapat dipungkiri ada begitu banyak persoalan hidup yang kita hadapi yang dapat membuat kita menjadi lemah, kecewa, kehilangan pengharapan, bahkan sampai-sampai kita merasa putus asa. Dalam keadaan seperti ini, biasanya kita susah untuk mengucap syukur. Itu sebabnya, mengakhiri tahun ini, sangat penting bagi kita untuk belajar memiliki sikap bersyukur.

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu (I Tesalonika 5:18).

Dari ayat di atas, kita dapat menyimpulkan dua hal. Pertama, Tuhan ingin sikap bersyukur menjadi gaya hidup kita. Tuhan ingin kita mengucap syukur dalam segala hal, di saat senang dan saat susah, di saat suka maupun duka, di saat di atas dan disaat di bawah. Kedua, sikap bersyukur adalah kunci kebahagiaan. Mengucap syukur adalah kehendak Allah di dalam Kristus Yesus. Alkitab berkata, yang berbahagia adalah orang yang melakukan kehendak Allah. Dunia berkata bahwa kita hanya bisa bersyukur bila kita berbahagia, namun kenyataannya justru orang-orang yang mengucap syukurlah yang bisa bahagia.

Di bulan November ini kita juga merupakan bulan kampanye Kesan dengan tajuk Kesan Reborn, yang melahirkan kembali semangat untuk mengikuti Kesan. Setiap kita membutuhkan keluarga rohani untuk bertumbuh. Kesan, Keluarga Saling Membangunlah tempatnya!

Mari kita bangun Sikap Bersyukur!

Mari kita bangun Keluarga Allah!

Penulis:Agus Lianto

Share This Post:
 
Sinode Gereja Kristen
Perjanjian Baru
  • Address:
    MDC Hall, Wisma 76 Lt. 26
    Jl. S. Parman Kav. 76 Slipi
    Jakarta Barat 11410
  • Phone: (+6221) 53690033
  • Fax: (+6221) 53690055
 
 
© 2016. «GKPB MDC